Kamis, 02 Februari 2017

Terimakasih Nenek dan Kakek

Terimakasih Yaallah,
Engkau hadirkan dua sosok orang yang menyayangiku dan mengasihiku selama ini,
Merawatku, mendidikku, dan selalu sabar saat menghadapiku.
Sejak kecil aku dirawat oleh mereka berdua,
Selalu sabar,
Selalu setia,
Selalu mendidik,
Selalu menasehati,
Menyayangiku dengan sepenuh hati,
Selalu menegur bila aku salah,

Sehat selalu kalian, sampai aku sukses disuatu saat.
Kebahagiaan kalian lah yang terpenting bagiku,
Kebahgiaanku setelah kalian,
Tetap jadi penyemangatku :)

Ibu

Dikala kita tidak bisa berjalan beliau mengasuh kita dengan jari jarinya yang sangat lembut, 
Dikala hanya bisa merengek di tengah malam, Dia lah yang terbangun dan bergegas menghapus air mata kita,

Dikala kita sakit dan hanya bisa menangis dia lah yang Selalu Khawatir dan memberikan yang terbaik bagi kita agar kita dapat sembuh dan kembali Sehat.
Dikala kita hendak tidur Dia lah satu satunya bidadari yang selalu membacakan ribuan cerita dan dongeng Hingga kita terlelap,
Dikala Kita bertanya dialah yang mampu menjawab dengan senyumannya yang indah
Dikala Kita tersesat Dalam melangkahkan kaki kita saat remaja Dia lah yang membimbing kita dengan kelemnbutannya, 
Dan masih banyak lagi Bukti Kasih sayang seorang Ibu Kepada kita.


Meski matahari takkan bersinar kembali Kasih sayang Seorang Ibu Takkan pernah terganti karena Seoarang Ibulah Sumber Kehidupan kasih sayang kita, Jiwa kita dan Bidadari Penunjuk kebenaran Kita, Terimakasih Ibu, karena mu lah Aku bisa belajar, Karena mu lah Aku mampu mengerti arti kehidupan, Takkan pernah bisa kubalaskan kasih sayangmu kepadamu,, Aku sayang Kamu Ibu.. Akan ku jaga selalu Ibu ku Sampai Titik darah terakhirku akan selalu ku bahagiakan Ibu dan akan selalu Ku Buat Ibu tersenyum,,

Rindu Ayah

Dear ayah

Dimana pun kau sekarang, tolong ingatlah anakmu ini .. sungguh yah aku merindukan kehadiranmu dikehidupanku beberapa tahun ini?
Yah, Dimana engkau sekarang?
Apakah ingat tentang anakmu ini?
Sudah besar yah ini anakmu?
Tak adakah sepercik harapan untuk menjumpai aku?
Tak adakah niatan untuk datang kembali?
Tak adakah rasa kangenkah untukku?

Tuhan...
Sehatkanlah dia, jika dia masih hidup,
Tempatkanlah ia ditempat terindah, jika ia sudah tiada,

Tak pandai merangkai kata, tapi inilah isi hati yang paling dalam :)

Lagu Ayah

NOAH - AYAH
Dimana akan kucari
Aku menangis seorang diri
Hatiku selalu ingin bertemu
Untukmu aku bernyanyi
Untuk Ayah tercinta
Aku ingin bernyanyi
Walau air mata dipipiku
Ayah dengarkanlah
Aku ingin berjumpa
Walau hanya dalam mimpi
Lihatlah hari berganti
Namun tiada seindah dulu
Datanglah aku ingin bertemu
Denganmu aku bernyanyi
Untuk Ayah tercinta
Aku ingin bernyanyi
Walau air mata dipipiku
Ayah dengarkanlah
Aku ingin berjumpa
Walau hanya dalam mimpi

Rindu ayah :( dimanapun keberadaanmu aku akan selalu menyayangimu yah laffyu :*

Puisi untuk ayah



SURAT KECIL UNTUK AYAH


Ayah.. Apa kabarmu disana?
Ayah, apakah engkau tau anakmu sudah sebesar ini?
Ayah, aku rindu..
Ayah, ayah, ayah..
Ayah..
Sebuah kata yang berharga untuk sebuah panggilan..
Sebuah untaian huruf yang sampai detik ini tak bisa aku lupakan..
Lebih dari itu..
Ayah..
Lelaki hebat yang kurindukan..
Lebih dari separuh hidupku kau telah pergi..
Pergi ke sebuah tempat, yang ku yakini engkau pasti bahagia disana..
Aku punya beberapa memori yang melekat tentangmu untuk teman ketika rindu, tapi ku tau itu terlalu sedikit..
Karena di saat kita berpisah, aku masih terlalu kecil untuk mengingat semua memori yang pernah kita lewati..
Yang ku tau,
Engkau adalah lelaki hebat yang sabar, tak kenal letih untuk berusaha..
Engkau tetap berusaha menjadi pemimpin keluarga yang baik, di kala engkau sedang merasakan kesulitan bernafas..
Engkau, lelaki jujur, dan seperti kata ibu, tak mungkin ada lagi di dunia seperti mu..
Ayah, apakah engkau tahu?
Aku seringkali menitikkan airmata di saat melihat teman-teman datang bersama papa mereka, tertawa bahagia, menggelayut manja dengan lelaki paling berharga dalam hidup mereka..
Aku seringkali menangis deras jika membaca cerita apapun yang berhubungan dengan seorang ayah..
Aku seringkali merindukan seorang sosok ayah yang melindungi ku ketika ada orang lain yang menyakitiku, menghancurkan perasaanku..
Aku seringkali menginginkan, aku bisa memelukmu, duduk santai bersamamu di sebuah tempat yang indah..
Ayah, lelaki tampan, jujur, hebat, sabar dan kuat..
Aku rindu padamu..
Kutitipkan doa di tiap tetesan tangis rindu kepadamu..
Ayah, aku pasti bisa..
Aku pasti bisa membuatmu bangga dan tersenyum melihatku dari sana..
Aku yakin aku pasti bisa..
Ini hadiah untukmu, Ayah..
Love you as always,
Your daughter ♥

Kamis, 26 Januari 2017

Dalil-dalil mengenai wajibnya menggunakan Hijab Syar’i

Syariah telah mewajibkan pakaian tertentu kepada perempuan ketika keluar dari rumahnya dan beraktivitas dalam kehidupan umum. Pakaian perempuan yang disyariatkan terdiri dari dua potong. Potongan pertama adalah bagian baju yang diulurkan dari atas sampai ke bawah menutupi kedua kaki. Bagian kedua adalah kerudung, atau yang menyerupai atau menduduki posisinya berupa pakaian yang menutupi seluruh kepala, leher dan bukaan pakaian di dada. Jika ia memiliki kedua pakaian ini, ia boleh keluar dari rumahnya ke pasar atau berjalan di jalan umum, yakni keluar ke kehidupan umum. Sebaliknya, jika ia tidak memiliki kedua pakaian ini, ia tidak sah untuk keluar, apapun keadaannya. Sebab, perintah dengan kedua pakaian ini datang bersifat umum dan ia tetap berlaku umum dalam semua kondisi; tidak ada dalil yang mengkhususkannya sama sekali.
Dalil atas kewajiban ini adalah firman Allah SWT tentang pakaian bagian atas:
وَلا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلا مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ
Janganlah mereka menampakkan perhiasan-nya, kecuali yang (biasa) tampak pada dirinya. Hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya (QS an-Nur [24]: 31).
Juga firman Allah SWT tentang pakaian bagian bawah:
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لأزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلابِيبِهِنَّ
Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang Mukmin, “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” (QS al-Ahzab [33]: 59)
Dalil lain adalah hadis penuturan Ummu ‘Athiyah yang berkata:
أَمَرَنَا رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ نُخْرِجَهُنَّ فِيْ الْفِطْرِ وَالْأَضْحَى، اَلْعَوَاتِقَ وَالْحُيَّضَ وَذَوَاتِ الْخُدُوْرِ، فَأَمَا الْحَيّضُ فَيَعْتَزلْنَ الصَّلاَةَ وَيَشْهَدْنَ الْخَيْرَ، وَدَعْوَةَ الْمُسْلِمِيْنَ. قُلْتُ يَا رَسُوْلَ اللهِ إِحْدَانَا لاَ يَكُوْنُ لَهَا جِلْبَابٌ، قَالَ: لِتُلْبِسْهَا أُخْتُهَا مِنْ جِلْبَابِهَا
Rasulullah saw. memerintahkan kami untuk mengeluarkan para perempuan pada Hari Idul Fitri dan Idul Adha; para perempuan yang punya halangan, perempuan yang sedang haid dan gadis-gadis yang dipingit. Adapun perempuan yang sedang haid, mereka memisahkan diri dari shalat dan menyaksikan kebaikan dan seruan kepada kaum Muslim. Aku berkata, “Ya Rasulullah, salah seorang dari kami tidak memiliki jilbab.” Rasul saw menjawab, “Hendaknya saudaranya memin-jami dia jilbab.” (HR Muslim)
Dalil-dalil ini jelas dalam dalalah-nya atas pakaian perempuan dalam kehidupan umum. Jadi, dalam dua ayat ini, Allah SWT telah mendeskripsikan pakaian yang Allah wajibkan atas perempuan agar ia kenakan dalam kehidupan umum dengan deskripsi yang dalam, sempurna dan menyeluruh. Allah SWT juga berfirman terkait pakaian perempuan bagian bawah (yang artinya):
Allah SWT pun berfirman tentang tatacara umum yang berlaku atas pakaian ini (yang artinya): Janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) tampak pada dirinya (TQS an-Nur [24]: 31). Maknanya, hendaknya mereka tidak menampakkan anggota-anggota tubuh yang merupakan tempat perhiasan seperti kedua telinga, kedua lengan bawah, kedua betis dan selain itu kecuali apa yang bisa tampak dalam kehidupan umum ketika ayat ini turun, yakni pada masa Rasul saw., yaitu wajah dan kedua telapak tangan.
Dalam hal ini, diriwayatkan dari Ibn Umar bahwa Rasul saw. pernah bersabda:
مَنْ جَرَّ ثَوْبَهُ خُيَلاَءَ لَمْ يَنْظُرِ اللَّهُ إِلَيْهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَقَالَتْ أُمُّ سَلَمَةَ فَكَيْفَ يَصْنَعْنَ النِّسَاءُ بِذُيُولِهِنَّ قَالَ يُرْخِينَ شِبْرًا فَقَالَتْ إِذًا تَنْكَشِفُ أَقْدَامُهُنَّ قَالَ فَيُرْخِينَهُ ذِرَاعًا لاَ يَزِدْنَ عَلَيْهِ
“Siapa yang menjulurkan pakaiannya karena sombong, Allah tidak memandang dirinya pada Hari Kiamat.” Lalu Ummu Salamah berkata, “Lalu bagaimana perempuan memperlakukan ujung pakaiannya.” Rasul menjawab, “Hendaknya mereka menjulurkan-nya sejengkal.” Ummu Salamah berkata, “Kalau begitu tersingkap kedua kaki mereka.” Rasulullah pun menjawab, “Hendaknya mereka menjulurkannya sehasta, jangan mereka lebihkan atasnya.” (HR at-Tirmidzi; ia menyatakan hadis ini hasan-shahih).
Hadis ini gamblang menjelaskan bahwa jilbab yang dikenakan di atas pakaian itu wajib dijulurkan ke bawah sampai menutupi kedua kaki. Jika kedua kaki ditutupi dengan sepatu atau kaos kaki, itu belum cukup (jika jilbabnya tidak menjulur ke bawah, red.). Jilbab tetap harus menjulur ke bawah hingga kedua kaki dalam bentuk yang menunjukkan adanya irkha’ (dijulurkan) sehingga diketahui bahwa itu adalah pakaian kehidupan umum yang wajib dikenakan perempuan di kehidupan umum. Jilbab harus tampak irkha’ sebagai realisasi dari firman Allah: “yudnîna” yakni yurkhîna (hendaknya mereka menjulurkan).

Trend Model Busana Muslim 2016

Trend Busana muslim di tahun 2016 pun tidak ketinggalan. Namun tentu saja ada filter yang membuat pengaruh luar tersebut dapat diterima dengan baik. Jika berbicara tentang model busana, maka butuh sebuah inovasi karena kebanyakan model busana banyak yang terbuka dan tidak sesuai dengan aturan masyarakat muslim. Namun jika berbicara tentang warna, trend model busana muslimah modern akan sangat diterima oleh muslim karena dengan warna-warna tersebut akan sangat cocok dikenakan.
Trend model baju Busana muslim 2016 biasanya lebih condong memadukan berbagai warna ataupun menggunakan metode gradasi. Salah satu negara yang mempelopori warna pastel adalah Korea dimana gaya berwarna busana tersebut banyak kita lihat di berbagai drama sinetron ataupun penampilan girl band. Tak salah jika kita melihat berbagai model busana muslim yang baru dengan memadukan warna-warna tersebut. Contoh lainnya dapat dilihat pada baju muslim terbaru model sarimbit keluarga yang sudah mulai berani menampilkan desain lebih ceria dengan mempadupadankan warna-warna pastel dengan batik.
Busana Muslim Model Syar'i
Gaya Hijab Modern

Gaya Berbusana Hijab Kantor